JAKARTA, SPN — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendukung penyelenggaraan Geely Jakarta Vertical Run 2026 sebagai salah satu alternatif pengembangan sport tourism di Ibu Kota.
Ajang lari vertikal tersebut akan digelar di Autograph Tower, Thamrin Nine, Jakarta, pada 14-15 November 2026 dengan mengusung tema “Race to the Top of Jakarta”.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, lomba lari vertikal memberikan pilihan baru bagi masyarakat dan komunitas pelari, baik dari dalam maupun luar negeri.
“Mudah-mudahan acara itu merupakan salah satu kegiatan alternatif untuk para pencinta lari, bukan hanya di Jakarta bahkan secara nasional dan internasional,” ujar Andri dalam konferensi pers persiapan Geely Jakarta Vertical Run 2026 di Jakarta, Kamis (3/9).
Menurutnya, konsep lari vertikal menjadi pengalaman berbeda karena masyarakat selama ini lebih banyak mengenal lomba lari di jalan raya maupun kawasan pegunungan.
Andri mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang telah tercatat dan diakui oleh Towerrunning World Association. Ia berharap kegiatan tersebut dapat digelar secara berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya.
“Ini merupakan inovasi olahraga yang memperkaya pilihan aktivitas bagi komunitas pelari, sekaligus mendukung promosi Jakarta sebagai destinasi wisata dan olahraga,” katanya.
Hingga 3 September 2026, panitia mencatat sekitar 450 peserta dari 16 negara telah mendaftar. Jumlah tersebut ditargetkan terus bertambah hingga mencapai sekitar 1.000 peserta.
Race Director Geely Jakarta Vertical Run 2026 Adrian Lee mengatakan, peserta nantinya akan menempuh rute di dalam Autograph Tower dengan menaiki hampir 2.000 anak tangga atau setara sekitar 80 lantai.
Meski Autograph Tower tercatat memiliki 108 lantai, rute perlombaan tidak mencakup seluruh lantai gedung. Hal tersebut disebabkan sistem penomoran lift serta keberadaan area basement yang tidak masuk dalam rute lomba.
“Ajang ini sudah tercatat resmi di Towerrunning World Association,” ujar Adrian.
Perlombaan terbagi dalam tiga kategori, yakni Elite, Open, dan Master. Peserta kategori Open dan Master akan diberangkatkan secara bergelombang, dengan lima pelari setiap lima menit. Sementara kategori Elite disesuaikan dengan kebutuhan teknis perlombaan.
Pencatatan waktu menggunakan sistem net time, sehingga pemenang ditentukan berdasarkan waktu tempuh masing-masing peserta, bukan berdasarkan urutan saat meninggalkan garis start. Peserta dinyatakan mencapai finis setelah membunyikan bel di garis akhir.
Untuk mendukung keselamatan peserta, panitia menyiapkan water station, marshal di sejumlah zona, serta kamera pengawas atau CCTV. Panitia juga berkoordinasi dengan pengelola gedung terkait aspek keamanan dan teknis pelaksanaan.
Dari sisi penyelenggara, Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia Constantinus Herlijoso mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya mengedepankan unsur kompetisi, tetapi juga inovasi dan semangat untuk menjadi yang terbaik.
Ia menilai konsep tersebut menjadi kesempatan bagi Geely untuk memperkenalkan produk otomotif yang membawa konsep keberlanjutan kepada masyarakat.
Sementara itu, Andri menegaskan Pemprov DKI Jakarta akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mengembangkan olahraga berbasis komunitas.
Kolaborasi tersebut mencakup pengelola gedung, dunia usaha, race organizer, organisasi olahraga, media, hingga perangkat daerah terkait.
“Olahraga berbasis komunitas kini telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Jakarta,” katanya.
Menurut Andri, pengembangan sport tourism juga membutuhkan dukungan lintas sektor, termasuk kesehatan, promosi, pariwisata, dan kebudayaan. Dengan kolaborasi tersebut, Jakarta diharapkan semakin memiliki beragam pilihan kegiatan olahraga yang sekaligus dapat menjadi daya tarik wisata.
Pendaftaran Geely Jakarta Vertical Run 2026 dibuka melalui laman resmi Jakarta Vertical Run dengan biaya Rp500 ribu. Peserta mancanegara yang telah mendaftar berasal dari 16 negara, dengan jumlah peserta asing terbanyak berasal dari Malaysia yang memiliki komunitas tower running yang cukup berkembang. ***










