Gedung Bapenda DKI Terbakar, Layanan Publik Dipastikan Tetap Berjalan

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu Meghantara. Dokumentasi: PPID Provinsi DKI Jakarta.

JAKARTA, SPN — Kebakaran melanda Gedung Dinas Teknis Abdul Muis di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/8) malam. Api yang membakar bagian atas gedung berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku selama sekitar empat jam.

Hingga Sabtu pagi, penyebab kebakaran belum diketahui. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber dan penyebab munculnya api.

Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan kebakaran dilaporkan sekitar pukul 21.30 WIB. Berdasarkan informasi awal dari pengelola gedung, api diduga pertama kali muncul di lantai 11 sebelum merambat hingga lantai 16.

Sebanyak 37 unit pemadam kebakaran dengan dukungan 185 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas juga mengoperasikan tiga kendaraan khusus, termasuk Bronto Skylift, untuk menjangkau titik api di lantai atas.

“Sebanyak 37 unit pemadam kebakaran dengan dukungan 185 personel kami kerahkan,” kata Bayu.

Kondisi angin yang cukup kencang membuat proses pemadaman berlangsung hingga sekitar empat jam. Api berhasil dilokalisasi sekitar pukul 02.00 WIB, kemudian petugas melanjutkan proses pendinginan dan penyisiran di seluruh lantai gedung untuk memastikan tidak ada potensi api kembali.

Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Petugas Gulkarmat juga berhasil mengevakuasi seorang pekerja dari lantai 15 dalam kondisi selamat. Pekerja tersebut selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan.

Di sisi lain, Pemprov DKI memastikan kebakaran tidak berdampak terhadap pelayanan publik, khususnya layanan perpajakan. Data perpajakan disebut tetap aman karena seluruh data telah terdigitalisasi dan memiliki sistem pencadangan pada server serta pusat data yang berada di lokasi berbeda.

Hal serupa berlaku untuk data aset daerah yang dikelola Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD). Server dan pusat data BPAD berada di lokasi terpisah sehingga tidak terdampak kebakaran.

Gedung Abdul Muis diketahui menjadi tempat kerja sekitar 1.000 ASN dari sejumlah perangkat daerah, di antaranya Bapenda, BPAD, BPSDM, Dinas Perhubungan, Bank Jakarta, dan Dekranasda.

Untuk menjamin aktivitas pemerintahan tetap berjalan, Pemprov DKI menyiapkan skema kerja sementara bagi para pegawai. Skema tersebut meliputi bekerja dari rumah secara bergantian, berkantor di kantor suku dinas wilayah, hingga memanfaatkan gedung milik Pemprov DKI lainnya.

Gedung Dinas Teknis Bapenda DKI Jakarta juga disebut telah diasuransikan.

Pemprov DKI bersama Kepolisian masih mendalami penyebab kebakaran. Hasil penyelidikan nantinya diharapkan dapat memastikan sumber api sekaligus menjadi bahan evaluasi terhadap aspek keselamatan dan keamanan gedung.

Pemprov DKI juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dan memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing.

No More Posts Available.

No more pages to load.