JAKARTA, SPN — Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera menyiapkan pendistribusian masker gratis apabila sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau semakin berdampak di wilayah Ibu Kota. Menurut FPPJ, imbauan kewaspadaan akan lebih efektif jika disertai langkah nyata berupa edukasi dan perlindungan bagi masyarakat.
Ketua Umum FPPJ Endriyansyah mengatakan, sosialisasi protokol 5M perlu dilakukan secara masif hingga tingkat lingkungan agar warga memahami cara melindungi diri dari paparan abu vulkanik.
“Himbauan akan lebih elok bila dibarengi sosialisasi 5M dan pendistribusian masker gratis. Edukasi serta perlindungan harus berjalan bersamaan agar masyarakat benar-benar siap menghadapi potensi dampaknya,” ujar Endriyansyah dalam keterangannya, Minggu (6/9).

Ia menjelaskan, penggunaan masker menjadi kebutuhan penting bagi warga yang tetap beraktivitas di luar ruangan, terutama kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, pedagang, dan pekerja lapangan.
Endriyansyah meyakini Pemprov DKI Jakarta memiliki kapasitas dan pengalaman sebagai daerah yang responsif dalam penanganan bencana maupun aksi kemanusiaan.
Menurutnya, rekam jejak tersebut terlihat dari keterlibatan DKI dalam memberikan dukungan saat bencana gempa di Palu, penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan serta Jambi beberapa tahun lalu, hingga berbagai bantuan logistik untuk daerah terdampak bencana di Indonesia.
“Kami percaya Pemprov DKI akan kembali menunjukkan respons cepat. Pengalaman kemanusiaan yang dimiliki menjadi modal penting untuk melindungi warga Jakarta apabila abu vulkanik semakin meluas,” katanya.
FPPJ juga mengajak masyarakat tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan Badan Geologi serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Menurut Endriyansyah, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar dampak abu vulkanik terhadap kesehatan dapat diminimalkan. ***





