JAKARTA, SPN – Anggota Komisi VI DPR RI Rivqy Abdul Halim mendukung rencana PT KAI melalui KAI Logistik mengoperasikan layanan kereta api khusus untuk mengangkut ternak dan hasil pertanian dari Banyuwangi menuju Jakarta.
Menurut Rivqy, layanan tersebut dapat memperkuat konektivitas antara sentra produksi dan pusat konsumsi sekaligus membantu menekan biaya logistik bagi peternak dan petani.
Layanan yang direncanakan mulai beroperasi pada akhir September 2026 itu akan menggunakan Stasiun Argopuro dan Stasiun Kalisetail di Banyuwangi sebagai titik muat. Komoditas yang diangkut antara lain sapi, buah, sayuran, dan cabai.
“Saya mendukung. Ini bukan hanya soal memindahkan sapi dan hasil pertanian dari Banyuwangi ke Jakarta, tetapi juga membangun sistem logistik pangan nasional yang lebih efisien dan terintegrasi,” ujar Rivqy di Jakarta dalam keterangannnya.
Meski demikian, Rivqy mengingatkan agar aspek kesehatan, keselamatan, dan kesejahteraan hewan menjadi perhatian utama selama perjalanan.
“Jangan sampai paradigma kita hanya mengganti truk dengan kereta. Ternaknya memang sampai tujuan, tetapi kita tidak tahu bagaimana kondisinya selama perjalanan,” katanya.
Ia meminta sarana angkutan ternak dilengkapi ventilasi memadai, perlindungan terhadap cuaca, lantai yang aman dan tidak licin, serta sekat yang tidak berisiko melukai hewan.
Rivqy juga menekankan pentingnya memastikan kondisi ternak sebelum diberangkatkan. Menurutnya, kapasitas angkut tidak semata-mata harus dimaksimalkan, tetapi disesuaikan dengan jenis, ukuran, kondisi, dan kebutuhan hewan.
“Yang utama adalah berapa kapasitas yang aman. Jangan sampai mengejar efisiensi justru meningkatkan kepadatan dan stres hewan,” tegasnya.
Pada tahap awal, layanan Banyuwangi-Jakarta direncanakan memiliki kapasitas sekitar 280 ekor sapi per rangkaian dengan waktu tempuh sekitar 26 jam. Gerbong yang digunakan merupakan hasil modifikasi kontainer untuk mengangkut hewan hidup dan dilengkapi ventilasi serta fasilitas minum. ***








