JAKARTA, SPN — Majelis taklim gabungan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Ciracas dan Kecamatan Cipayung bersama Fatayat NU Ciracas dan Cipayung dihadiri sekitar 500 jamaah. Kegiatan tersebut diisi dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad, tausiah keagamaan serta santunan bagi anak yatim dan dhuafa.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Jamaah yang hadir berasal dari unsur Muslimat NU dan Fatayat NU dari kedua kecamatan. Yakni Kecamatan Ciracas dan Cipayung, Jakarta Timur.
Ketua Muslimat NU Kecamatan Ciracas HJ Lismawati mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga mendorong para jamaah untuk meningkatkan amalan dan kepedulian terhadap sesama.
“Alhamdulillah, kegiatan majelis taklim gabungan ini dihadiri sekitar 500 jamaah dari Muslimat NU dan Fatayat NU Kecamatan Ciracas dan Cipayung. Kami juga dapat berbagi melalui santunan untuk anak yatim dan dhuafa,” ujarnya kepada SPN, Jumat, di Ponpes Al Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur, (18/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, KH Lukman Hamid selaku penceramah mengajak jamaah untuk terus memperkuat kecintaan dan kepedulian terhadap Nahdlatul Ulama (NU).
Ia juga mengingatkan agar setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW memberikan pelajaran yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
KH Lukman Hamid mengajak jamaah memperbanyak membaca shalawat dan istighfar, serta membiasakan diri mendirikan salat malam. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya berbakti kepada kedua orang tua dan menjadi pribadi yang memberikan manfaat bagi lingkungan.

“Setiap Maulid harus ada yang didapat dalam hati. Perbanyak shalawat, perbanyak istighfar, dirikan salat malam. Tugas kita sebagai anak adalah berbakti kepada kedua orang tua dan jadilah orang yang bermanfaat,” pesannya.
Ketua Muslimat NU Ciracas, HJ Lismawati berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan cakupan kepedulian yang semakin luas. Menurutnya, kebersamaan antara Muslimat NU, Fatayat NU dan masyarakat menjadi modal penting untuk memperkuat kegiatan sosial dan keagamaan.
“Kami berharap pada momen berikutnya bisa berbagi lebih banyak lagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga kegiatan ini terus istiqamah dan memberikan manfaat bagi umat,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi keluarga besar Muslimat dan Fatayat NU di wilayah Ciracas dan Cipayung untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan ibadah, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkuat kaderisasi dari akar rumput. ***









