AMBON, SPN – Anggota DPD RI Dapil Maluku, Nono Sampono, kembali menggaungkan pentingnya nilai persatuan di kalangan generasi muda melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di SMA Negeri Siwalima Ambon pada Jumat (09/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program wajib MPR/DPD RI untuk memperkuat wawasan kebangsaan di sekolah-sekolah. SMA Siwalima sendiri merupakan salah satu dari 12 Sekolah Garuda Transformasi yang diresmikan pemerintah sebagai pusat talenta unggulan.
Dalam sosialisasi, Nono menekankan empat konsensus dasar kebangsaan yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD 1945 sebagai konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu.
“Kita punya banyak suku, bahasa, dan budaya. Tapi justru itulah kekuatan kita. Kita harus bangga jadi orang Indonesia,” tegas Nono di hadapan ratusan siswa.
Menurut Wakil Ketua DPD RI tersebut, tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya persoalan sosial dan ekonomi, tetapi juga derasnya arus informasi dan globalisasi yang bisa menggerus karakter jika tidak dibentengi nilai Pancasila.
“Kalau manusia tidak hidup berdasarkan nilai-nilai Pancasila dan nilai agama, mereka mudah goyah. Kampus dan sekolah harus menjadi ruang tumbuh bagi generasi masa depan, tidak hanya ilmu tapi juga karakter dan kepedulian terhadap bangsa,” ujarnya.
Nono juga mengajak siswa Siwalima untuk menjadi agen persatuan, menjaga toleransi antarumat beragama, serta menolak sikap intoleransi, tawuran, dan balap liar yang dapat memecah kerukunan.
Para guru dan siswa menyambut antusias kegiatan tersebut dan berharap sosialisasi serupa terus dilakukan untuk membentengi generasi muda Maluku dari paham yang memecah belah bangsa.










