Disambut Warga Desa Landuh, Menteri Dody Pastikan Negara Hadir Pascabencana Aceh Tamiang

Avatar photo
Menteri Dody Foto Bersama Warg Desa Landuh (Foto: Birkom PU)
Menteri Dody Foto Bersama Warg Desa Landuh (Foto: Birkom PU)

Aceh Tamiang – Luka banjir bandang yang menerjang Aceh Tamiang pada 27 November 2025 masih membekas di Desa Landuh, Kecamatan Rantau. Lumpur setinggi pinggang sempat menutup jalan lingkungan dan permukiman warga, membuat aktivitas sosial dan ekonomi lumpuh.

Di tengah kondisi itu, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo datang langsung ke desa tersebut pada 24 Desember 2025. Ia menyusuri kawasan terdampak dengan sepeda motor, menyapa warga, dan mendengar langsung cerita mereka tentang hari-hari sulit pascabencana.

Warga menyebut kehadiran Menteri Dody sebagai penguat bahwa negara benar-benar hadir di lokasi terdampak parah. Usai kunjungan, ia langsung menginstruksikan jajaran teknis PU mengirim alat berat untuk mempercepat pembersihan lumpur, terutama di jalan lingkungan yang menjadi akses utama warga.

“Prioritas kita memulihkan fasilitas umum agar aktivitas masyarakat bisa segera berjalan kembali,” ujar Dody, Kamis (22/01/2026)

Menteri Dody Berkeliling Menyusuri Desa Landuh (Foto: Birkom PU)

Komitmen itu berlanjut saat ia kembali meninjau Desa Landuh pada 20 Januari 2026. Hasilnya, pembersihan telah menunjukkan perubahan signifikan. Jalan-jalan desa yang sebelumnya tertutup lumpur kini sudah bisa dilalui.

Kepala Desa Landuh, Helmi, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan tindak lanjut yang cepat. Menurutnya, aktivitas warga dan roda ekonomi mulai bergerak kembali.

“Sekarang warga sudah bisa beraktivitas, anak-anak bisa melintas, dan kegiatan ekonomi mulai hidup lagi,” katanya.

Menteri Dody menegaskan penanganan pascabencana tidak berhenti pada respons awal, tetapi berlanjut hingga masyarakat benar-benar pulih. Ia mengajak warga tetap tabah dan memastikan pemerintah terus hadir membantu.

“Kita hadapi ini bersama. Negara tidak akan meninggalkan bapak-ibu,” pesannya.