JAKARTA, SPN – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga di tiga wilayah terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Imbauan ini menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik dan sebaran abu vulkanik.
BNPB mencatat tiga wilayah yang terdampak langsung sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yakni Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Serang di Provinsi Banten.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan di Jakarta Selasa (08/09/2026) mengatakan, partikel abu vulkanik dapat memicu gangguan pernapasan, iritasi mata, dan masalah kulit. Oleh karena itu warga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker untuk melindungi saluran pernapasan.
“Warga yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik diimbau menggunakan masker, terutama bagi lansia, anak-anak, dan penderita penyakit pernapasan. Jika memungkinkan, tetap berada di dalam rumah dan tutup rapat pintu serta jendela,” ujarnya.
BNPB juga meminta pemerintah daerah setempat untuk menyiapkan pos kesehatan dan mendistribusikan masker gratis bagi warga terdampak. Selain itu, masyarakat diimbau memantau informasi resmi dari PVMBG dan BPBD setempat terkait perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Hingga saat ini status Gunung Anak Krakatau masih pada level III Siaga. PVMBG terus memantau perkembangan erupsi dan potensi sebaran abu.









