JAKARTA, SPN — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa DKI Jakarta berpotensi terdampak gempa bumi besar yang bersumber dari zona megathrust di selatan Pulau Jawa, khususnya Segmen Selat Sunda.
Meski tidak berada tepat di atas sumber gempa, Jakarta diperkirakan dapat mengalami guncangan dengan intensitas VI hingga VII MMI.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, mengatakan potensi tersebut perlu dipahami sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana, bukan sebagai prediksi kapan gempa akan terjadi.
“Gempa besar dapat terjadi dengan intensitas 6–7 MMI. Hal ini bisa berdampak lebih besar karena Jakarta merupakan kawasan padat permukiman, sehingga guncangan kuat berpotensi menimbulkan kerusakan yang lebih besar,” ujar Wijayanto, Senin (31/8).
Menurut BMKG, skenario gempa maksimum pada Segmen Selat Sunda berpotensi mencapai magnitudo 8,9. Dalam skenario tersebut, gelombang tsunami juga dapat menjalar hingga pesisir utara Jakarta. ***










