JAKARTA, SPN – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot 27 pejabat di lingkungan Kementerian Pertanian pada bulan Agustus 2026. Pemberhentian dilakukan karena adanya indikasi penyimpangan anggaran hingga keterlibatan dalam judi online.
“Ini bentuk komitmen kami membersihkan Kementan. Tidak ada toleransi untuk yang bermain-main dengan anggaran dan apalagi ikut judol,” ujar Mentan Amran di Jakarta, Senin (31/08/2026).
Menurutnya, 27 pejabat yang dicopot berasal dari berbagai eselon dan satuan kerja. Mereka terbukti melanggar aturan disiplin PNS, menyalahgunakan anggaran, serta terindikasi terlibat aktivitas judi online.
Amran menegaskan, penindakan ini dilakukan setelah melalui proses audit internal dan pemeriksaan Inspektorat Jenderal Kementan. Hasilnya kemudian ditindaklanjuti dengan sanksi pemberhentian.
“Kita ingin Kementan bersih, transparan, dan fokus melayani petani. Siapa pun yang menghambat itu, akan kami copot. Tidak pandang bulu,” tegasnya.
Selain pencopotan, Mentan juga meminta seluruh jajaran Kementan memperkuat sistem pengawasan internal dan integritas. Ia mengimbau ASN di Kementan menjauhi judi online yang merusak produktivitas dan keuangan negara.
Langkah tegas ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik dan mempercepat program ketahanan pangan nasional.
Menurut Mentan, langkah bersih-bersih birokrasi akan terus dilakukan apabila ditemukan pelanggaran baru, karena pemerintah ingin membangun Kementerian Pertanian yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.



