Arus Modal Asing Masuk RI Tembus Rp140,7 Triliun per 14 September, Saham Masih Outflow Rp70,7 T

Foto Ilustrasi Menkeu Suahasil Nazara Ungkap Inflow Rp140,7 Triliun per 14 September 2026 Lewat SBN dan SRBI. Cadangan devisa US$146,5 Miliar, Ekonomi RI Tangguh di Tengah Geopolitik.
Foto Ilustrasi Menkeu Suahasil Nazara Ungkap Inflow Rp140,7 Triliun per 14 September 2026 Lewat SBN dan SRBI. Cadangan devisa US$146,5 Miliar, Ekonomi RI Tangguh di Tengah Geopolitik.

JAKARTA, SPN – Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkap aliran modal asing sudah berbalik masuk ke Indonesia setelah sempat outflow besar di awal tahun.

“Pertumbuhan ekonomi tetap kuat, inflasi terkendali, dan kita sudah mulai melihat bahwa terjadi aliran modal masuk,” kata Suahasil.

Data sampai 14 September 2026, akumulasi inflow mencapai Rp140,7 triliun lewat Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Angka ini senada dengan data APBN KiTa 18 September yang mencatat total inflow Rp141,6 triliun YTD:
SBN: net inflow Rp40,8 triliun (Q1 negatif, Q2 positif, Q3 saja Rp33,8 T). SRBI: net inflow Rp171,6 triliun serta Saham: masih outflow Rp70,7 triliun, tapi Q3 sudah inflow Rp2,9 triliun.

Suahasil menyebut, investor global mulai lihat Indonesia sebagai alternatif di tengah suku bunga tinggi AS dan konflik AS-Iran.

Ketahanan eksternal juga topang: cadangan devisa US$ 146,5 miliar akhir Agustus (naik dari US$ 145,3 miliar Juli), setara 5,4 bulan impor. Neraca perdagangan surplus kumulatif US$ 3,70 miliar hingga Juli.

Kata kuncinya menurut Suahasil: kredibilitas pasar saham. “Kalau pasar saham kita kredibel, para investor akan lebih yakin untuk membeli saham-saham Indonesia,” tegasnya.

Pemerintah janji fiskal makin adaptif buat jaga pertumbuhan dan lindungi masyarakat dari gejolak global.

No More Posts Available.

No more pages to load.