Nabire, SPN – Pemerintah Kabupaten Nabire, Provinsi Papau Tengah mendukung penuh Inovasi Program SEMERU yang fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. Inovasi tersebut dinilai selaras dengan prioritas Pemkab Nabire dalam menguatkan ekonomi kerakyatan berbasis potensi laut dan kampung.
Dukungan itu disampaikan Wakil Bupati Nabire, Burhanudin Pawennari, membuka kegiatan Pelaksanaan Proyek Perubahan Diklat Kepemimpinan Nasional (DKN) Tingkat II Kabupaten Nabire yang digelar di Aula Bappeda Nabire, pada Kamis (02/07/2026).

Burhanudin mengatakan bahwa kemiskinan di kawasan pesisir masih menjadi tantangan serius, meskipun Kabupaten Nabire memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang melimpah.
Namun sayangnya<span;>, masih banyak masyarakat pesisir yang belum memperoleh manfaat ekonomi secara optimal dari potensi tersebut.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Nabire kata Wakil Bupati Nabire, menyambut baik hadirnya inovasi SEMERU (Sea Market untuk Ekonomi Rakyat Unggul) sebagai proyek perubahan yang menawarkan strategi kolaboratif dalam memperkuat tata kelola ekonomi masyarakat pesisir.
Wakil Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi pesisir tidak dapat diwujudkan oleh Pemerintah saja. Karenanya dibutuhkan sinergi seluruh pihak, mulai dari Pemerintah Daerah, dunia usaha, akademisi, perbankan, lembaga swadaya masyarakat, komunitas nelayan, hingga para pemangku kepentingan lainnya.
Burhanudin berharap proyek perubahan SEMERU dapat menjadi model inovasi pelayanan publik yang dapat diterapkan di berbagai wilayah pesisir Kabupaten Nabire sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Program SEMERU atau The SMERU Research Institute, menyoroti upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pengelolaan kawasan konservasi perairan secara lestari. Salah satu peneliti SEMERU, Annabel Noor Asyah, menekankan pentingnya pengelolaan kawasan konservasi agar kesejahteraan masyarakat pesisir meningkat dan lingkungan tetap terjaga.
