JAKARTA, SPN – Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memimpin Rapat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ke-59 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2026). Rapat membahas langkah antisipasi menghadapi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga 2027.
Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto mengatakan, hasil rapat ditindaklanjuti melalui Surat Instruksi Nomor 1110/IN/DPP//2026 yang mengarahkan seluruh struktur partai untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau panjang.
“Dengan instruksi ini, partai menegaskan kesiapsiagaan penuh dalam mengantisipasi potensi fenomena El Nino dan ancaman musim kemarau panjang,” ujar Hasto.
Ia menjelaskan, instruksi tersebut memuat delapan langkah prioritas, meliputi edukasi penghematan air, pembangunan sarana penampungan air, mitigasi kekeringan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, perlindungan sektor pertanian, pemantauan stok pangan, penguatan aksi gotong royong, serta pelaporan kondisi wilayah secara berkala.
Menurut Hasto, langkah tersebut diambil sebagai respons terhadap potensi kekeringan yang dapat memengaruhi ketersediaan air bersih, produksi pangan, dan meningkatkan risiko kebakaran hutan maupun lahan di sejumlah daerah.
Selain mengeluarkan instruksi terbaru, DPP PDI Perjuangan juga menegaskan kembali pelaksanaan Surat Instruksi Nomor 180/IN/DPP//2025 mengenai penataan sumber daya air. Instruksi itu meminta kepala daerah kader PDI Perjuangan melakukan inventarisasi mata air, meninjau pemanfaatan sumber air, serta memperkuat pengelolaan air yang berkelanjutan dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Ketua DPP Eriko Sotarduga mengatakan kedua instruksi tersebut menjadi bentuk komitmen partai dalam memperkuat ketahanan lingkungan, menjaga ketersediaan air, serta mendukung ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim. ***
Sumber PDI Perjuangan
