JAKARTA, SPN – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS hari ini, Jumat (18/09/2026), masih tertekan dan berada di level Rp17.700-an per Dolar AS.
Berdasarkan data Bloomberg spot pagi ini, Rupiah dibuka melemah 43 poin atau 0,24 persen ke level Rp17.739 per Dolar AS pada Kamis kemarin dan masih bertahan di rentang tinggi pada Jumat pagi di Rp17.756.
Penyebab Pelemahan:
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, menyebut tekanan datang setelah The Fed menaikkan suku bunga 25 bps ke kisaran 3,75 persen-4,00 persen pada 16 September 2026, dengan pernyataan hawkish Ketua The Fed Kevin Warsh.
Kenaikan imbal hasil obligasi AS dan harga minyak di atas USD100 per barel ikut menekan Rupiah. Indeks Dolar AS sempat naik ke 99,961, level tertinggi 5 minggu.
Proyeksi hari ini: Rupiah bergerak di rentang Rp17.650 – Rp17.800 per USD. Masyarakat diimbau memantau kurs resmi BI dan bank sebelum transaksi.









