Ponten 6 Buat Halte Mampang Prapatan: Gais, Sore di Sini Pinggul Ketemu Pinggul Jalanan Macet

JAKARTA, SPN — Halte Transjakarta Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, mungkin menjadi salah satu halte paling sibuk saat jam pulang kerja, makin lama Sudah Tidak Yoi lagi gais. Bukan karena bangunannya megah, melainkan karena satu persoalan klasik. ruang antre yang terlalu sempit.

Pantauan SPN pada sore hari menunjukkan akses menuju pintu masuk halte hanya berupa koridor memanjang dengan lebar sekitar 90 sentimeter. Ketika ratusan calon penumpang datang bersamaan, jalur itu berubah menjadi antrean padat tanpa banyak ruang untuk bergerak.

Gais, di jam krodit kondisinya benar-benar pinggul ketemu pinggul. Apalagi mayoritas penumpang membawa tas kerja atau ransel. Satu orang berhenti sebentar saja, antrean di belakang langsung ikut tersendat.

SPN juga beberapa kali menyaksikan cekcok kecil akibat senggolan yang tak disengaja. Ada penumpang pria dan wanita yang sempat saling protes karena beradu pinggul maupun tas. Namun situasi biasanya cepat reda karena keduanya sadar penyebab utamanya adalah ruang yang memang terlalu sempit.

Momen paling menegangkan justru terjadi ketika bus Transjakarta tiba. Penumpang yang hendak turun dan mereka yang sudah lama mengantre untuk naik bertemu di pintu yang sama, kaga mau ngalah, romannya seri aja ogah.

Kemudian dalam hitungan detik, suasana menjadi padat dan saling dorong nyaris tak terhindarkan. Risiko terpeleset atau terjatuh pun selalu mengintai, terutama bagi lansia dan perempuan yang membawa barang bawaan.

Kepadatan itu umumnya berlangsung mulai sore hingga menjelang dan selepas waktu Isya. Setelah itu, antrean perlahan berkurang meski arus kendaraan di luar halte masih belum bersahabat.

Bray, macetnya juga bukan kaleng-kaleng. Tuh ya, liat jalur Mampang menuju Warbun (Warung Buncit) hampir setiap hari dipenuhi kendaraan padat merayap kaya rombongan semut rang-rang yang gak putus mengular sampai perempatan Duren Tiga.

Apalagi sampe ujung Ragunan, baru sekitar pukul 22.00 WIB lalu lintas mulai terasa lebih lancar dan pengendara bisa lewat dengan sedikit lega. Redaksi juga lagi mikirin solusinya, apa kita rame-rame naek sepeda aja gais atau bikin fly over lagi. Percuma haltenya digedein kalo jalanannya masih macet. ***