BULA, SPN – Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Maluku berdampak langsung pada ketersediaan air bersih. Salah satunya dirasakan warga Desa Engglas, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur Provinsi Maluku yang mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau dalam beberapa pekan terakhir.
Menanggapi kondisi tersebut, Polres Seram Bagian Timur (SBT) bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak, Sabtu (26/07/2026).
Kapolres Seram Bagian Timur AKBP Alhajat mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan akibat kekeringan.
“Kami melihat langsung sumur-sumur warga sudah kering. Untuk membantu meringankan beban masyarakat, Polres SBT bersama Polsek jajaran dan Bhayangkari menyalurkan ribuan liter air bersih menggunakan mobil tangki,” ujar Kapolres.
Penyaluran dilakukan secara door to door ke titik-titik yang paling membutuhkan, seperti tempat ibadah, sekolah, dan rumah warga lanjut usia. Antusiasme warga terlihat saat antrean air bersih mulai dibagikan.
Dul, warga Dusun Teluk, Desa Engglas, mengatakan musim kemarau menyebabkan sejumlah sumber air mengalami kekeringan sehingga warga kesulitan memperoleh air bersih. “Kita tidak tahu musim kemarau ini sampai kapan. Kekeringan di mana-mana,” kata Dul
Kepala Desa Engglas, Jumadi Maba, mengapresiasi respons cepat Polres SBT dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Atas nama Pemerintah Desa Engglas dan masyarakat Engglas, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres SBT yang telah membantu masyarakat kami di kondisi kemarau saat ini,” tutur Jumadi.
Bantuan air bersih tersebut diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat untuk sementara waktu selama musim kemarau masih berlangsung.
Selain menyalurkan air, Polres SBT juga mengimbau warga untuk bijak menggunakan air dan bersama-sama menjaga sumber mata air agar tidak cepat kering.





