JAKARTA, SinarPagiNews – Prajurit Korps Marinir TNI AL berhasil menangkap salah satu petinggi Organisasi Papua Merdeka (OPM) dalam operasi senyap dini hari.
Sosok yang diamankan adalah Zakarias Fatem, yang disebut sebagai Wakil Panglima Kodap IV Soraya OPM. Penangkapan dilakukan Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 00.45 WIT di Kampung Kamat, Distrik Aifat Timur, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.
Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana membenarkan operasi tersebut dilakukan oleh personel Satgas Gobang VII Yonif 9 Marinir di bawah pimpinan Letkol Marinir Laili Nugroho.
“Prajurit Satgas Gobang VII Yonif 9 Marinir berhasil menangkap Zakarias Fatem, yang disebut sebagai Wakil Panglima Kodap IV Soraya,” kata Rana dalam siaran pers di Jakarta.
Rekaman penangkapan diunggah di akun resmi Instagram @marinir_tni_al. Dalam video, Zakarias mengenakan kaus oranye ditangkap di sebuah rumah tanpa perlawanan. Personel Marinir tidak melakukan tindakan kekerasan maupun kontak senjata selama proses.
Dalam penggeledahan, petugas mengamankan barang bukti berupa:
– Senapan angin
– Bendera Bintang Kejora
– Aksesori bermotif OPM
– Uang tunai
– Perlengkapan pribadi
Zakarias langsung dibawa ke Kotis Satgas Gobang VII Yonif 9 Marinir untuk penanganan lebih lanjut.
Penangkapan ini menyusul rentetan operasi Badai Kasuari 3.10. Sebelumnya pada Jumat (9/10/2026), Satgas Yonif 9 Marinir kontak tembak dengan kelompok OPM di Sungai Frambu, Maybrat, yang menewaskan Danops Kodap IV Soraya Manfred Fatem dan mengamankan senjata AK-101.
Kelompok Kodap IV Soraya pimpinan Manfred Fatem tercatat kerap melakukan aksi bersenjata di Maybrat, termasuk penyerangan pos aparat dan pekerja Trans Bintuni.









