Respons Cepat Banjir Kudus–Pati, 20 Alat Berat Dikerahkan dan Normalisasi Sungai Juwana Disiapkan

Avatar photo
Proses Pembuatan Tanggul Untuk Penanganan Banjir (Foto: Birkom PU)
Proses Pembuatan Tanggul Untuk Penanganan Banjir (Foto: Birkom PU)

Jakarta SPN – Penanganan bencana banjir di Kabupaten Kudus dan Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus dilakukan secara cepat dan terpadu. Banjir yang terjadi sejak 10 Januari 2026 akibat intensitas hujan tinggi tersebut ditangani melalui langkah darurat, pemulihan akses, hingga persiapan penanganan jangka panjang.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa sejak awal kejadian, pemerintah pusat telah menurunkan tim personel ke lokasi untuk melakukan respons darurat, inspeksi infrastruktur terdampak, serta mendukung komando penanganan bencana di daerah.

“Dukungan juga diberikan melalui pengiriman alat berat, peralatan pendukung, serta bahan dan sarana kebencanaan ke wilayah terdampak,” ujar Menteri Dody. Pada siaran pers, Sabtu (17/01/2026)

Penggunaan Alat Berat Untuk Membantu Membuat Tanggul (Foto: Birkom PU)
Penggunaan Alat Berat Untuk Membantu Membuat Tanggul (Foto: Birkom PU)

Penanganan banjir di Kudus dan Pati dilaksanakan secara terpadu mengingat kedua wilayah berada dalam satu sistem sungai, yakni Sungai Juwana, yang berada di bawah pengelolaan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana.

Sebagai bagian dari respons cepat, BBWS Pemali Juana mengerahkan 20 unit alat berat untuk menutup tanggul sungai yang jebol, membersihkan sampah yang menyumbat jembatan dan gorong-gorong, serta melakukan penggalian alur sungai guna memperlancar aliran air.

Akses utama menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, yang sebelumnya tertutup material longsor dalam jumlah besar, kini mulai pulih. “Desa yang sebelumnya terisolasi sudah mulai terbuka aksesnya,” kata Kepala BBWS Pemali Juana, Sudarto.

Selain itu, BBWS Pemali Juana berkolaborasi dengan BPBD melakukan pengalihan alur sungai menggunakan krib dan bronjong. Di atas struktur tersebut selanjutnya akan dibangun jalan darurat agar dapat dilalui kendaraan roda empat. Penanganan juga dilakukan pada longsoran tanggul Sungai Suwatu di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, guna melindungi kawasan permukiman warga.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi di Kantor DPRD Kudus pada 16 Januari 2026, disepakati bahwa sebagian besar wilayah terdampak banjir di Kudus telah berhasil ditangani dan genangan air berangsur surut.

Untuk penanganan jangka panjang, BBWS Pemali Juana akan melanjutkan pekerjaan normalisasi Sungai Juwana yang melintasi Kabupaten Kudus dan Pati. Pekerjaan ini direncanakan mulai dilaksanakan pada 2026 dengan skema anggaran tahun jamak.