POSO, SPN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso, Sulawesi Tengah, terus mempercepat operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh desa dan kelurahan. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar koperasi segera berfungsi sebagai pusat layanan ekonomi rakyat.
Bupati Poso, Verna Gladies Merry Inkiriwang, menegaskan, dari total 170 KDKMP di Kabupaten Poso, semuanya sudah 100 persen berbadan hukum dan memiliki akun SIMKOPDES. Kini fokus Pemkab beralih ke tahap operasional, mulai dari penyiapan gerai, stok barang, hingga SDM pengelola.
“Kita tidak mau koperasi hanya jadi papan nama. Harus segera beroperasi, melayani warga, menyalurkan sembako, pupuk, LPG, dan beras SPHP,” tegas Verna.
Pemkab Poso bersama Dinas Koperasi, camat, dan kepala desa terus melakukan monitoring ke gerai-gerai koperasi. Sebagian gerai sudah selesai dibangun 100 persen dan mulai diisi barang kebutuhan pokok, sebagian lainnya masih dalam tahap finishing dan penyiapan armada distribusi.
- Lanal Ternate Gelar Kejuaraan Open Water Swimming II Memperingati HUT ke 81 TNI dan HUT ke 27 Provinsi Maluku Utara
- Prakiraan Cuaca Hari Ini Sabtu 17 Oktober 2026: Hujan Petir di Pontianak, Jakarta Cerah Berawan
- Kapolda Maluku dan Jajaran Mengikuti Ibadah Minggu Kssih di Gereja Maranatha Ambon, Perkuat Harmonisasi Polri Dengan Umat
KDKMP di Poso diharapkan menjadi offtaker hasil pertanian warga, seperti padi, jagung, kakao, dan kelapa, sehingga petani tidak lagi dirugikan tengkulak. Selain itu, koperasi juga melayani simpan pinjam, gerai sembako, apotek desa, dan layanan logistik.
Pemkab juga menggandeng TNI, Polri, dan BUMN untuk mempercepat verifikasi dan validasi di lapangan. “Target kita, akhir tahun ini semua KDKMP di Poso sudah beroperasi penuh dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutup Verna.






