Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditahan Polda Kalsel

Polri Tetapkan Arief Yunianto Nakhoda KM Virgo Transport 8 Tersangka. Ditahan di Polda Kalsel, Pasca Tenggelamnya Kapal di Laut Jawa.
Polri Tetapkan Arief Yunianto Nakhoda KM Virgo Transport 8 Tersangka. Ditahan di Polda Kalsel, Pasca Tenggelamnya Kapal di Laut Jawa.

JAKARTA, SPN – Direktorat Polisi Perairan Korpolairud Baharkam Polri resmi menetapkan nahkoda KM Virgo Transport 8, Arief Yunianto (AY), sebagai tersangka kasus tenggelamnya kapal di Laut Jawa.

Penetapan dilakukan Rabu (30/09/2026) setelah penanganan perkara dilimpahkan dari Polda Kalimantan Selatan ke Mabes Polri.

“Sudah kita tangani dan saat ini kita sementara sudah menetapkan tersangka, nahkodanya,” kata Kasubdit Gakkum Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri, Kombes Kukuh Prabowo.

Arief Yunianto kini ditahan di Rutan Polda Kalsel. Polri menjeratnya dengan Pasal 302 ayat (3) UU No.17/2008 tentang Pelayaran dan/atau Pasal 474 ayat (3) juncto Pasal 20 UU No.1/2023 tentang KUHP.

Meski sudah tersangka, polisi belum beberkan konstruksi perkara secara rinci. Penyidikan masih berjalan untuk mencari pihak lain yang bertanggung jawab.

“Pemeriksaan sementara masih berlanjut untuk mencari para pihak yang bisa dimintai pertanggung jawabannya. Untuk rilis resmi nanti menunggu hasil pemeriksaan seluruhnya selesai,” ujar Kukuh.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menambahkan,  pelimpahan ini bagian dari keberlanjutan proses penanganan perkara yang sejak awal dilaksanakan secara terpadu bersama pemangku kepentingan terkait.

Dalam penanganan perkara ini, kata dia, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan telah melakukan serangkaian pemeriksaan dan pendalaman terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Sebagai informasi, KM Virgo Transport 8 hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (13/09) sekitar pukul 02.00 WITA. Kapal berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/09) dengan membawa 243 orang penumpang.

No More Posts Available.

No more pages to load.