MAKASSAR, SPN – Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Sulawesi Selatan menegaskan komitmennya siap mengawal agenda pemberantasan korupsi yang semakin marak di Sulsel.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Dialog Kebangsaan bertema Peran Akademisi, Ormas, Jurnalis, LSM dan OKP dalam Pemberantasan Korupsi, yang digelar LMPI Sulsel di Makassar Kamis, 24 September 2026.
Ketua Markas Daerah LMPI Sulsel, Andi Noer Aliem, bersama Sekretaris Djaya Jumain, mengatakan dialog ini diberi tema Indonesia Terang sebagai simbol harapan akan Indonesia yang bersih dari praktik korupsi dan terang dalam penegakan hukum.
“Dialog Kebangsaan ini menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai elemen. Pelibatan akademisi, ormas, LSM, OKP dan jurnalis diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi,” ujar Andi Noer Aliem.
Menurut Andi, pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum.
“Teman-teman LSM, ormas, OKP, akademisi dan jurnalis merupakan bagian penting untuk memperkuat pengawasan. Jangan sampai kepentingan masyarakat justru dikorbankan,” tegasnya.
Sejumlah sektor yang menjadi perhatian bersama adalah pengelolaan dana desa, proyek pemerintah, serta program lain yang menggunakan anggaran negara.
LMPI Sulsel juga mendorong agar informasi dugaan korupsi disampaikan melalui mekanisme yang tepat serta didukung data dan dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan, dengan memahami tugas dan kewenangan masing-masing APH, khususnya kepolisian dan kejaksaan.
LMPI menegaskan sebagai ormas kebangsaan akan terus menjadi mitra kritis pemerintah dan mengawal pemberantasan korupsi di Sulsel.





