Kriya Nusa 2026: Agiya Deiyai dari Papua Tengah Mendunia, Spanyol-Portugal Kepincut

Perdana Ikut Kriya Nusa 2026 di JICC, Kerajinan Noken dan Agiya Asal Deiyai Papua Tengah Dilirik Kedubes Spanyol dan Portugal. Dekranasda Deiyai Cetak Sejarah.
Perdana Ikut Kriya Nusa 2026 di JICC, Kerajinan Noken dan Agiya Asal Deiyai Papua Tengah Dilirik Kedubes Spanyol dan Portugal. Dekranasda Deiyai Cetak Sejarah.

JAKARTA, SPN – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, mencuri perhatian di ajang Kriya Nusa 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), 26–30 September 2026.

Untuk pertama kalinya, Deiyai tampil di panggung nasional Kriya Nusa. Ini jadi sejarah baru buat Deiyai.

Ketua Dekranasda Deiyai, Fransina Rumbiak Mote, bersama Wakil Ketua Apiana Badii Pigome, membawa produk khas Deiyai yakni Agiya (Noken), tas rajut tradisional Papua, juga pakaian, topi, aksesori dan perhiasan khas Papua

“Kami sangat senang sekali bisa ikut Kriya Nusa Tahun 2026. Ini menjadi sejarah karena untuk pertama kalinya Dekranasda Deiyai ambil bagian. Bagi kami, ini langkah awal yang sangat baik,” ujar Fransina usai opening ceremony.

Mengusung tema “Cipta Karya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”, Kriya Nusa 2026 dibuka langsung oleh Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran Rakabuming dan diikuti 410 stan dari seluruh Indonesia. Sumsel jadi ikon tahun ini.

Dilirik Pasar Eropa

Kerajinan tangan Deiyai yang mengedepankan nilai budaya dan sustainability disebut selaras dengan isu ekowisata yang lagi dicari pasar global. Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian memang menekankan produk ramah lingkungan lebih menjual di pasar dunia.

Di hari pertama, stan Deiyai ramai dikunjungi.  Perwakilan Kedubes Spanyol dan Portugal tertarik dengan Noken dan anyaman Deiyai karena keunikan motif dan pewarna alamnya. Peluang kolaborasi untuk pameran budaya di Eropa pun terbuka lebar.

“Semoga melalui kegiatan ini, Deiyai lebih dikenal luas, terutama kekayaan kerajinan tangan milik Deiyai,” harap Fransina.

No More Posts Available.

No more pages to load.