Kementerian PU Bangun Dua Puskesmas Darurat di Aceh Pascabencana

Avatar photo
Kementerian PU Bangun Puskesmas Darurat di Aceh (Foto : Birkom PU)
Kementerian PU Bangun Puskesmas Darurat di Aceh (Foto : Birkom PU)

Jakarta SPN– Pemerintah membangun dua puskesmas darurat di Aceh untuk memastikan layanan kesehatan warga tetap berjalan setelah banjir bandang melanda sejumlah wilayah. Fasilitas sementara tersebut dibangun di Kabupaten Aceh Tenggara dan Aceh Timur, menyusul rusaknya puskesmas permanen akibat bencana.

Dua puskesmas darurat itu masing-masing berada di Desa Jering, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur, serta Desa Lawe Mengkudu, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan keduanya sudah bisa difungsikan sebelum Ramadan.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan layanan kesehatan tidak boleh terputus, meski dalam situasi darurat.
“Dalam kondisi darurat, pelayanan kesehatan tidak boleh terhenti. Puskesmas darurat ini kami bangun agar masyarakat terdampak tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak, sekaligus memberikan ruang kerja yang aman bagi tenaga medis,” ujar Dody, di Jakarta Sabtu (31/01/2026)

Di Aceh Timur, pembangunan Puskesmas Darurat Lokop telah mencapai progres sekitar 75 persen per 29 Januari 2026. Pekerjaan dimulai sejak 15 Januari dan kini difokuskan pada penyelesaian bangunan agar segera melayani masyarakat.

Sementara di Aceh Tenggara, Puskesmas Darurat Laklak masih dalam tahap awal dengan progres 35 persen. Pembangunan dimulai pada 23 Januari 2026, setelah fasilitas kesehatan sebelumnya rusak dan hanya bisa digunakan secara terbatas. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada struktur bangunan dan instalasi sanitasi.

Kementerian PU memastikan seluruh puskesmas darurat dibangun dengan standar teknis yang memadai agar pelayanan kesehatan bisa kembali berjalan normal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana.