Kabut Asap Sampit Makin Pekat, Jarak Pandang Cuma 5 Meter, ISPU 300 Berbahaya

Bupati Kotim Halikinnor Ungkap 3 Faktor Kabut Asap Kian Pekat di Sampit: Titik Api Baru, Asap Kiriman Angin, dan Gambut Terbakar Usai Hujan Ringan OMC. Jarak Pandang 5 Meter, ISPU 300 Berbahaya.
Bupati Kotim Halikinnor Ungkap 3 Faktor Kabut Asap Kian Pekat di Sampit: Titik Api Baru, Asap Kiriman Angin, dan Gambut Terbakar Usai Hujan Ringan OMC. Jarak Pandang 5 Meter, ISPU 300 Berbahaya.

SAMPIT, SPN – Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, semakin pekat dalam beberapa hari terakhir.

Hal ini dijelaskan Bupati Kotim, Halikinnor, saat meninjau lokasi karhutla di Jalan Pramuka Gang Sahabat, Sampit, Jumat (23/10/2026).

“Jadi, kita melihat kondisi tiga hari terakhir ini memang sepertinya asap agak menebal, lebih pekat, khususnya di daerah perkotaan, Kecamatan Baamang dan Mentawa Baru Ketapang,” ungkap Halikinnor.

Tiga fsktor utama kabut asap kian pekat yakni, munculnya titik api baru di wilayah gambut dan lahan di Kotim dan sekitarnya. Selain itu, asap yang dibawa angin dari wilayah lain masuk ke Kotim. Kondisi ini juga dibenarkan BMKG, di Kotim ada asap kiriman, serta hujan yang turun setelah operasi modifikasi cuaca (OMC) justru bikin asap keluar dari lahan gambut yang masih terbakar di bawah permukaan tanah.

“Mungkin OMC berpengaruh juga, sehingga dengan terkena hujan yang tidak begitu lebat itu, karena kita daerah gambut, begitu ada air ada hujan sedikit asapnya keluar,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi lahan gambut memungkinkan api bertahan di lapisan bawah sehingga menambah kepulan asap ketika hujan tidak terlalu lebat.

KONDISI BAHAYA:

– Jarak Pandang: 5 meter saja, pukul 07.00 WIB, kecepatan angin 0 km/jam (BMKG Kotim, Kamis 22/10)

– ISPU PM2.5: 300 µg/m³, kategori BAHAYA (KLH, Kamis pagi)

– AQI Sampit: 267, kategori parah pada (12/10

Akibat dari kebakaran hutam dan lahqn, penerbangan Sampit Lumpuh Total. Bandara Haji Asan Sampit lumpuh, NAM Air batalkan penerbangan sampai 25 Oktober 2026.

“Kita secara berkala itu melakukan pembatalan sambil melihat kondisi di lapangan. Untuk saat ini pembatalan penerbangan kita lakukan sampai dengan tanggal 25 Oktober,” kata District Manager NAM Air Sampit, Harli Rahman.

No More Posts Available.

No more pages to load.