Jembatan Gampong Salah Sirong Rusak Diterjang Banjir, Pemerintah Siapkan Armco dalam 3 Hari

Avatar photo
Kondisi Jembatan Gampong Salah Sirong Setelah Diterjang Banjir (foto birkom pu)
Kondisi Jembatan Gampong Salah Sirong Setelah Diterjang Banjir (foto birkom pu)

BireuenKementerian Pekerjaan Umum bergerak cepat merespons kerusakan jembatan darurat di Gampong Salah Sirong, Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Aceh, yang terdampak banjir pada 17 Februari 2026. Hujan deras menyebabkan Sungai Peusangan meluap setinggi 3–4 meter dan menggerus dua pondasi pilar jembatan darurat yang sebelumnya dibangun untuk menjaga akses warga.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, memastikan pemerintah segera membangun Jembatan Armco sebagai pengganti dengan struktur yang lebih kuat dan pemasangan lebih cepat.

“Kami akan segera menindaklanjuti. Dalam dua sampai tiga hari ke depan, material Jembatan Armco akan didatangkan khusus dari Jakarta, dimobilisasi ke lokasi, dan segera dibangun,” kata Dody. (20/02)

Sebelumnya, jembatan di lokasi tersebut juga terdampak banjir bandang pada 27 November 2025. Menteri Dody telah meninjau langsung kerusakan pada 21 Januari 2026 dan menginstruksikan pembangunan jembatan darurat guna menjaga konektivitas masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh di bawah Ditjen Bina Marga membangun jembatan darurat sepanjang 180 meter menggunakan konstruksi box container berisi material sirtu dan batu boulder sebagai pondasi, serta struktur kayu batang kelapa sepanjang 6 meter.

Jembatan tersebut sempat dimanfaatkan warga untuk menghubungkan Desa Salah Sirong Jaya, Kecamatan Jeumpa, dengan Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, tepatnya di Dusun Bivak. Namun, curah hujan ekstrem kembali meningkatkan debit Sungai Peusangan sehingga merusak sebagian struktur pondasi.

Saat ini, penanganan cepat telah dilakukan dengan pemasangan garis pengaman, pengerahan alat berat, serta persiapan pembangunan jembatan darurat pengganti menggunakan 10 unit konstruksi Armco dengan total bentang sekitar 80 meter. Struktur baja bergelombang pada Armco dinilai lebih kokoh, modular, dan dapat dipasang dalam waktu relatif singkat.

Selain solusi darurat, pemerintah juga tengah menyiapkan desain jembatan rangka permanen sebagai solusi jangka panjang. Desain tersebut akan mempertimbangkan elevasi muka air banjir dan karakteristik hidrologi Sungai Peusangan agar lebih adaptif terhadap potensi banjir ekstrem di masa mendatang.

Menteri Dody turut menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat Bireuen dan warga Salah Sirong. Ia menegaskan, menjaga konektivitas merupakan prioritas utama agar aktivitas sosial dan ekonomi warga tetap berjalan, terutama di wilayah rawan bencana.