JAKARTA, SPN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Indonesia pada Sabtu, 7 November 2026. Masyarakat diminta waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
BMKG mewaspadai potensi hujan di 28 wilayah di Indonesia. Sebanyak 25 provinsi berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat, sedangkan hujan lebat hingga sangat lebat diprakirakan mengguyur tiga kabupaten di Sulawesi Utara, yaitu Minahasa, Minahasa Selatan, dan Minahasa Tenggara.
Prakirawan BMKG, Adelia, meminta warga di tiga kabupaten tersebut meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Sementara itu, 25 provinsi yang berpotensi hujan sedang hingga lebat meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.
Untuk kota-kota besar, BMKG memprediksi hujan petir berpotensi terjadi di Padang, Samarinda, Banjarmasin, dan Manado. Di wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, hujan ringan berpotensi terjadi di Serang, Jakarta, Bandung, dan Mataram. Sedangkan Semarang, Yogyakarta, Denpasar, dan Kupang diprakirakan berawan tebal, dan Surabaya berpotensi udara kabur.
Dalam prospek cuaca 6-8 November 2026, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat di lima provinsi, yaitu Aceh, Jawa Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua. Selain itu, angin kencang berpotensi terjadi di Lampung, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi Selatan.
Kondisi ini dipengaruhi El Nino sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif yang masih terpantau. Masyarakat diimbau memantau info BMKG, menghindari berteduh di bawah pohon saat petir, dan waspada banjir serta longsor.










