JAKARTA, SPN – Pasar crypto bergerak fluktuatif pada Selasa (3/11/2026) jelang pemilu sela Amerika Serikat.
Bitcoin (BTC) diperdagangkan di kisaran US$ 76.980 – US$ 78.299, naik tipis 0,79 persen dalam 24 jam terakhir setelah turun 7,3 persen sepanjang Oktober 2026. Likuidasi posisi long Bitcoin sempat mencapai US$ 15,06 juta dalam satu jam saat harga turun ke US$ 76.969.
Di market Indonesia, Bitcoin di Pluang berada di Rp 1.393.950.886, turun 1,31 persen harian. Volume perdagangan global naik 41 persen menjadi US$ 15,11 miliar.
Analis Ali Martinez memperkirakan potensi koreksi lanjutan hingga 30 persen ke level US$ 57.000 jika support US$ 77.000 dan US$ 76.300 jebol. Namun jika tembus resistance US$ 79.100 – US$ 82.500, peluang rebound terbuka.
Pemilu AS 3 November jadi penentu regulasi crypto, termasuk RUU CLARITY Act. Historis, 12 bulan setelah pemilu sela, Bitcoin rata-rata naik 53,7 persen.



