TUAL SPN – Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyebut kemiskinan, pengangguran, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hingga tingginya angka perceraian masih menjadi tantangan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Persoalan tersebut membutuhkan perhatian serta penanganan secara bersama.
Hal tersebut ia sampaikan ketika memberi sambutan dalam kegiatan Persidangan ke-46 Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) di Gereja Maranatha Tual, Minggu (25/10/2026).
Gubernur tiba di Kota Tual dalam rangkaian kunjungan kerja (kunker), setelah sebelumnya melakukan kunjungan ke Kabupaten Maluku Tenggara. Ia tiba di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur dan disambut Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat beserta jajaran.
Pembukaan Sidang MPL ke-46 diawali dengan ibadah di Gereja Maranatha Tual pada Minggu pagi, kemudian dilanjutkan acara seremonial pembukaan pukul 10.00 WIT. Gubernur Hendrik Lewerissa juga dijadwalkan menyampaikan materi study meeting MPL.
Menurut Gubernur, keluarga merupakan fondasi utama kehidupan masyarakat Maluku. Ketika keluarga rapuh akibat kemiskinan, pengangguran, KDRT, dan perceraian, maka dampaknya akan meluas ke kehidupan sosial, pendidikan anak, hingga masa depan generasi muda.
Karena itu, ia mengajak gereja, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat untuk berjalan bersama dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Gereja diminta tidak hanya hadir dalam pelayanan rohani, tetapi juga menjadi agen perdamaian, pendamping keluarga, dan penggerak pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Saya mintakan gereja turut mengambil peran melalui dukungan dan gagasan yang konstruktif, serta yang lebih penting lagi adalah mempersiapkan sumber daya manusia, sehingga tidak menjadi penonton,” ujar Gubernur dalam kesempatan sebelumnya di Maluku Tenggara.
Sidang ke-46 MPL Sinode GPM dijadwalkan berlangsung 25-31 Oktober 2026 di Kota Tual, dengan peserta dari 11 kabupaten/kota se-Maluku dan Maluku Utara. Kota Tual sebagai tuan rumah menyambut peserta dengan semangat persaudaraan orang basudara dan falsafah Ain Ni Ain.
Wali Kota Tual Akhmad Yani Renuat, selaku Ketua Umum Panitia, menegaskan kesiapan penuh panitia dalam menyambut para peserta. Ia mengajak seluruh masyarakat Tual menunjukkan kasih dan keramahan sebagai tuan rumah.








