Hengky menyebut bicara soal musik, khusus bernyanyi di jiwa orang Maluku sudah menjadi barometer, tapi juga Ambon akan menghadapi berbagai kompetitor dari sisi lomba, di level panggung nasional. Kita berharap ini terus memacu generasi Maluku, generasi Ambon, untuk benar-benar mempersiapkan diri dan benar-benar itu memanfaatkan talenta yang Tuhan kasih untuk terus diasah senantiasa sehingga bisa menjadi kebanggaan diri pribadi, tapi juga menjadi harapan untuk daerah Mahluku” sebutnya..
Direktur LPU RRI, Yonas Markus Tuhuleruw merinci rentetan hadiah yang didapatkan oleh para pemenang. Ia mengapresiasi penampilan para finalis dan semua pihak yang membantu Result Show (hasil pertunjukkan) Bintang Radio 2025.
“Semua juara itu mendapatkan piala, kemudian apresiasi berupa uang pembinaan, dan ada uang saku. Untuk juara satu, dia mendapatkan piala Bintang Radio, ada sertifikat kemudian ada apresiasi untuk sebesar Rp20 juta,” ujar Yonas Markus.
Yonas mengatakan perjalanan para finalis tidak berhenti dari selesainya Bintang Radio. Ia mengingatkan di luar sana masih banyak kompetitor dan para pesaing yang menunggu. Menurut Yonas, Bintang Radio merupakan wadah untuk para anak muda mengembangkan kreatifitas dan mengeksplor kemampuan. Ia mengingatkan untuk generasi muda agar bisa mengenali potensi diri agar dapat berkembang maksimal.
Menurutnya, keberhasilan acara Bintang Radio 2025 tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Beberapa diantaranya Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Pemerintah provinsi DKI maupun berbagai Pemda di tanah air.
“Serta dukungan dari beragam sponsor dan mitra media. Ini bukti menjadi potret cerah ekosistem ekonomi kreatif semakin tumbuh dan mempunyai daya saing,” ucapnya.








