Semarang — Kementerian Pekerjaan Umum mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Provinsi Jawa Tengah sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang layak dan modern.
Sebanyak 11 lokasi pembangunan tersebar di dua wilayah pelaksanaan. Untuk wilayah Jawa Tengah 1, proyek berada di Kabupaten Banyumas, Cilacap, Brebes, Wonosobo, dan Temanggung. Sementara wilayah Jawa Tengah 2 mencakup Kabupaten Jepara, Pati, Rembang, Sragen, Sukoharjo, serta Kota Semarang.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, pekan lalu meninjau langsung kesiapan akses konstruksi Sekolah Rakyat Tahap II di Kabupaten Brebes. Salah satu perhatian utama adalah penyediaan jembatan darurat (Bailey) untuk mendukung mobilisasi material konstruksi, mengingat lokasi sekolah berada di dekat Sungai Pemali dan berbatasan dengan Jalan Raya Brebes.
Di lokasi Brebes, pekerjaan awal telah dimulai dengan striping lahan serta penyeberangan alat berat menggunakan ponton melintasi Sungai Pemali. Namun, kelanjutan pekerjaan konstruksi masih menunggu keputusan terkait penyediaan akses jembatan darurat. Pemerintah tengah mematangkan alternatif percepatan agar proyek tetap berjalan sesuai target.
Menteri Dody menegaskan bahwa percepatan pembangunan tetap mengedepankan kualitas agar fasilitas pendidikan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
“Kementerian PU memastikan fasilitas pendidikan Sekolah Rakyat dibangun secara cepat, tepat, dan berkualitas agar segera dimanfaatkan masyarakat,” kata Dody. (17/02/26)
Berdasarkan laporan progres minggu ke-11 (2–8 Februari 2026), capaian fisik Sekolah Rakyat Jawa Tengah 1 tercatat sebesar 2,717 persen, sementara Jawa Tengah 2 mencapai 6,337 persen. Progres tertinggi saat ini berada di Kabupaten Temanggung dengan capaian 30,05 persen.
Sekolah Rakyat Tahap II dibangun permanen di atas lahan seluas 5–10 hektare yang disiapkan pemerintah daerah. Setiap lokasi akan dilengkapi ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, asrama siswa dan guru, serta fasilitas penunjang seperti kantin sehat, klinik, lapangan olahraga, ruang ekstrakurikuler, dan ruang terbuka hijau.
Secara nasional, program Sekolah Rakyat Tahap II dibangun di 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota, dengan target menampung 112.320 siswa dalam 3.744 rombongan belajar.
Pemerintah bersama pemerintah daerah terus melakukan koordinasi intensif untuk memastikan 11 proyek di Jawa Tengah dapat rampung sesuai jadwal dan segera dimanfaatkan guna mendukung pemerataan akses pendidikan serta peningkatan kualitas SDM Indonesia.







