“Bahkan Halimah Munawir telah mampu menghadirkan pengalaman spritual yang terasa dekat,sehingga pembaca dengan dimensi religius dan emosional sekaligus,” katanya.
Diceritakannya, dalam proses penyuntingan buku tersebut dilakukan dengan menjaga kekuatan narasi personal penulis tanpa menghilangkan kedalaman pesan yang ingin disampaikan.
“Buku ini memiliki keunikan karena memadukan gaya tutur yang ringan dengan konten reflektif yang begitu kuat,” pungkasnya.(**/Lasman)







