Sekolah tersebut berada di kawasan strategis Kota Jeddah yang dikelilingi berbagai fasilitas pendidikan dan publik. Sekolah ini berada di antara Al Bayan Model School, Al Bayan National Schools, dan Riyadh Primary School, serta berdekatan dengan masjid dan pusat layanan kesehatan (medical center) serta mudah diakses melalui tiga jalan utama, yakni Jalan Al Salehi, Jalan Al Bouraidi, dan Jalan Ibrahim Al Jaffali.
“Pembangunan SILN Riyadh dan Jeddah ini bukan sekadar proyek fisik. Ia adalah simbol kehadiran bangsa Indonesia di luar negeri, simbol kasih sayang negara kepada warganya, dan simbol persahabatan abadi antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi,” kata Menteri Dody.
Menteri Dody juga menekankan bahwa hubungan Indonesia dan Arab Saudi tidak hanya sebatas diplomatik antar pemerintah, tetapi hubungan batin antara dua bangsa yang diikat oleh iman, kehormatan, dan rasa saling menghargai.
“Melalui pendidikan, kita membangun kepercayaan dan peradaban. Melalui SILN Riyadh dan Jeddah, kita ingin menunjukkan bahwa Indonesia hadir di dunia bukan sekadar untuk berdagang atau bekerja, tetapi untuk belajar, berbagi, dan membangun masa depan bersama,” ujar Menteri Dody.
Atas nama Pemerintah Indonesia, Menteri Dody menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi atas dukungan dan persahabatan yang tulus dalam pembangunan sekolah ini. Menteri Dody juga berpesan agar pelaksanaan konstruksi sekolah dapat berjalan tepat waktu dengan mutu terbaik, sebagai bukti tata kelola yang baik dan kemajuan kedua bangsa.
“Hari ini kita tidak hanya meletakkan batu, tetapi menegakkan cita dan doa bangsa. Kita menanam nilai, semangat, dan keyakinan bahwa masa depan Indonesia akan selalu berakar pada ilmu pengetahuan dan akhlak mulia. Semoga dari sekolah ini lahir generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak baik,” kata Menteri Dody.
“Dari tanah Riyadh yang penuh berkah ini, marilah kita teguhkan niat bahwa setiap langkah pembangunan adalah bentuk ibadah, dan setiap ruang yang kita bangun akan menjadi taman ilmu dan persahabatan,” tutup Menteri Dody.











