Sahur di Huntara Tamiang, Menteri PU Dengarkan Harapan Warga Pengungsi

Avatar photo
Menteri Dody Sahur Bersama Warga Huntara Aceh Tamiang (foto birkom PU)
Menteri Dody Sahur Bersama Warga Huntara Aceh Tamiang (foto birkom PU)

Aceh Tamiang SPN– Suasana dini hari di Hunian Sementara (Huntara) Tamiang 2 terasa berbeda, kamis (26/2). Di tengah keterbatasan pascabencana, warga berbuka sahur bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo yang hadir langsung menyapa dan mendengar keluhan mereka.

Dalam keheningan menjelang Subuh, Menteri Dody duduk bersama warga di salah satu blok huntara. Percakapan hangat mengalir, mulai dari kondisi tempat tinggal sementara hingga harapan agar seluruh pengungsi segera menempati hunian yang lebih layak.

“Pagi ini kita silaturahmi dengan penghuni Huntara PU yang kedua di Tamiang. Kita sahur bersama dan lanjut salat Subuh berjamaah. Kita lihat warga juga berbahagia,” ujar Dody.

Saat ini, di lokasi Huntara Tamiang 2 telah terbangun 13 blok, dengan tambahan 7 blok yang masih dalam proses sehingga totalnya menjadi 20 blok. Kementerian PU juga tengah menyelesaikan empat titik tambahan berdasarkan usulan pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Menteri Dody Saat Mendengarkan Harapan Warga Pengungsi Huntara (foto birkom PU)
Menteri Dody Saat Mendengarkan Harapan Warga Pengungsi Huntara (foto birkom PU)

Di sela kegiatan, sejumlah warga menyampaikan harapan agar percepatan pembangunan dapat segera dirasakan oleh mereka yang masih bertahan di tenda pengungsian.

“Memang ada keluhan, masih ada masyarakat yang di tenda dan meminta percepatan. Insyaallah kita kejar sebelum Lebaran,” kata Dody, menegaskan komitmennya.

Secara keseluruhan di Provinsi Aceh, Kementerian PU telah membangun 102 blok huntara yang mampu menampung sekitar 1.204 kepala keluarga (KK). Jumlah ini masih dapat bertambah sesuai kebutuhan dan koordinasi dengan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Produk Berunsur Hewani Wajib Halal, Warteg dan Kosmetik Tak Terkecuali

Selain hunian, kebutuhan dasar juga menjadi perhatian. Menteri Dody memastikan peningkatan layanan air bersih melalui perbaikan dan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Karangbaru dengan kapasitas 2 x 50 liter per detik.

“Mudah-mudahan dua sampai tiga bulan selesai dan bisa segera kita alirkan ke Huntara Tamiang 2 serta beberapa lokasi lain, termasuk rumah sakit,” ujarnya.

Bagi warga, kehadiran pemerintah di tengah bulan Ramadan membawa semangat tersendiri. Indra Saputra, salah satu perwakilan penghuni, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan.

“Kami sudah tinggal di huntara ini kurang lebih dua minggu dan cukup nyaman, walaupun masih ada kendala air dan kebersihan. Kami berharap suplai air lebih bersih dan sampah bisa lebih rutin diangkut,” katanya.

Ramadan tahun ini memang dijalani dalam suasana berbeda bagi warga terdampak. Namun, melalui kebersamaan sahur dan doa Subuh berjamaah, terselip harapan bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi akan berjalan cepat, sehingga mereka dapat segera kembali menata kehidupan dengan lebih tenang.