*  

Menuju Ambon yang Berkelanjutan: UNESCO Dorong Kerja Sama Global

Avatar photo

Ambon, SPN – Badan khusus PBB yang fokus pada promosi pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan untuk membangun perdamaian dan keadilan dunia UNESCO, mendorong Kota Ambon untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui pengakuan sebagai Kota Kreatif Berbasis Musik Dunia.

Pengakuan ini diharapkan dapat menjadi perhatian semua pihak untuk membantu mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan dengan daya ungkit budaya musik.

Direktur Ambon Music Office (AMO), Ronny Loppies baru baru ini di Ambon mengemukakan, konsep City of Music menurut UNESCO bukan sekadar label prestisius, namun juga strategi pembangunan dengan menjadikan musik sebagai penggerak inovasi, pemberdayaan komunitas, dan pertumbuhan ekonomi lokal secara inklusif.

Menurut Direktur Ambon Music Office, Loppies, isu seperti kesetaraan akses, perubahan iklim, ruang publik yang inklusif, dan konektivitas sosial harus menjadi bagian dari perencanaan Kota.

Seperti diketaui, Ambon resmi ditetapkan sebagai Kota Kreatif Berbasis Musik Dunia oleh UNESCO pada tahun 2019, bersama 65 kota lainnya di dunia.

Pengakuan ini sejalan dengan agenda PBB 2030 untuk pembangunan berkelanjutan yang aman, inklusif dan berkelanjutan.

Pengakuan Ambon sebagai Kota Kreatif Berbasis Musik Dunia akan dievaluasi kembali pada tahun 2027.

Pemerintah Kota Ambon diharapkan dapat terus memfokuskan pembangunan kota yang berkelanjutan dengan daya ungkit budaya musik